Selasa, 09 Desember 2014

antara hujan


"Kutitipkan doa pada tiap tetes hujan yg Engkau turunkan, berharap mereka tetep sabar menantiku dg balasan doa-doa ikhlas mereka, berjuang disini mengalahkan keegoisan pribadi, menurunkan titik keegoisan untuk terus mengabdi, berjuang dibalik layar, memaknai kembali keikhlasan dg mengingat mereka2, dia yang selalu jatuh namun tak pernah menyerah #hujan, dia yang berkorban untuk terus jatuh demi sang bumi supaya tetap lesatari #hujan, "

@iddfa_ 

Senin, 08 September 2014

Memilih karena Allah

Pernah ada satu quote yang sedikit banyak membuatku semakin faham, faham dengan berbagai hal yg terjadi sekarang, mengerti dengan berbagai macam warna yang tercipta.
"Tua itu asti, tapi dewasa itu pilihan"
beragam cerita dalam sebulan terakhir ini membuatku semakin faham, bahwa hidup itu memilih, memilih antara dua pilihan yang memiliki resiko tersendiri. Membuatku semakin faham bahwa tulus itu tidaklah sama sekali menyakitkan , membuatu pemakin faham bahwa berkorban itu memiliki kedudukan wajib bila kita menginginkan sesuatu yang lebih, semakin faham bahwa diam itu bukan berarti kalah, ataupun mengalah tapi ini adalah pilihan. Membuatku semakin faham ketika melihat yang lain tersenyum karena kita itu adalah bagian dari sebuah ni'mat, ni'mat yang telah kita pilih untuk membuat orang lain tersenyum.Lagi-lagi sebuah pelajaran hidup ketika kita selalu mencoba tersenyum dalam berbagai hal, karna kita memilih utuk terus tersenyum. Satu pelajaran kehidupan yang tiap2 orang tak bisa disamakan ceritanya, karna tiap orang memiliki pilihan yang berbeda-beda.

Ingat pada satu hal, ketika hati kita kecewa terhadap satu hal, tp kita mencoba untuk terus tersenyum, itu pilihan, perkara hati kita menangis, itupun pilihan.
Pilihan-pilihan ini landasilah dg syukur yang tiada akhirnya, selalu bersyukur, tersenyum, berkorban, maka kita akan faham apa arti dari semua itu.Ikhlas.
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"Ar-rahman:5
Begitu Allah mencintai kita, jangan pernah ragukan cinta-Nya pada hamba-hamba-Nya, tentukanlah sebuah pilihan di tiap-tiap langkah kita, lalu serahkan, Dia telah menentukan akhir terbaik utuk kita.

Bila saja diantara pilihan-pilihan kita itu justru membuat kita menangis, serahkan...serahkan pada-Nya.
 “Allah tidak akan memberikan beban (taklif) kepada seseorang di luar batas kemampuannya.” ( Al Baqarah [2] : 286
Pilahan pilihan yang mewarnai beragai langkah kita, inilah yang mengutkan kita, semakin banyak kita berkorban, maka kita akan faham apa arti sebuah proses, proses pembelajaran kehidupan, yang membuat kita kan semakin faham, faham terhadap segala ketentuan-ketentuan dari-Nya. 

@iddfa_

Sabtu, 16 Agustus 2014

17 AGUSTUS 1945

Dirgahayu Indonesiaku....
Ketika mendengar cerita ttngperjuangan perjuangan dr para pahlawan zaman dahulu dimana mereka berkorban jiwa raga dan harta untuk kemerdekaan republik kita tercinta..tak disangka kisahheroik itu telah berlangsung 69 tahun yg lalu ketika para pejuang kita berbekal alat2 perang seadanya dan bisa menang melawan penjajah..banyak nyawa yg mati gugur membela republik ini...

Sekarang setelah 69 tahun berlalu..masih ingatkah putra putri negeri ini akan perjuangan leluhur indonesia...bung karno bung hatta..sutan syahrir..pangeran diponegoro..soedirman..dll
Pemuda indonesia sdng dihadapkan pada era globalisasi dimana perkembangan zaman yg memunculkan teknologidg sedemikian rupa..sebenarnya bisa dg mudah kita mencari cerita sejarah leluhur kita hanya berbekal gadget cangging yg terkoneksi internet dimana mana namun bukannya nasionalisme yg semakin tinggi justru kemunduran moral yg menjadi..dahulu para pejuang berperanh mati matian untuk membebaskan daerahnya sekarang para pemudah tawuran hanya karna senggol senggolan ketika nonton konser dandut sambil mabuk mabukab..
Dahulu nyawadibalas nyawa ketika para pejuang mengusir para penjajah..sekarang nyawa dibalas nyawa hanya karna kalah taruhan
Dahulu para pejuang bersatu untuk mencapai indonesia merdeka dari sabang sampai merauke sekarang hanya karna berselisih paham antar suku tawuran...
Dahulu para pemuda dg kesungguhannya ikut berperang sampai rela mati sekarang para pemuda rela mati untuk memperebutkan seorang wanita

#sekedar refleksi untuk para pemuda..termasuk saya
@iddfa_

Jumat, 27 Juni 2014

Ahlan Wa Sahlan Ya Ramadhan

Betapa bersyukur diri ini beberapa jam lagi akan melakukan solat tarawih untuk hari pertama bulan ramadhan kali ini, trimakasih Ya Allah telah mengizinkan hamba bertemu dg bulan yang sangat mulia, bulan penuh pengampunan, bulan penuh rahmat dari-Mu

Kamis, 19 Juni 2014

Ketika kuyanini ini indah









Banyak hal indah yang semula ku yakini biasa saja, namun ketikaku bilang itu indah maka semuanyapun jadi indah, salah satu hal terindah adalah hidupku, kuyakini hidupku akan indah, apapun itu keadaanya, Tuhanku telah menciptakan ku dengan Maha keindahannya , lalu apa yg arus ku paksakan untuk tak indah

Ketika ku yakini hidupku indah, semuanya akan mengalir dengan keindahan Tuhanku…

Mulai sekarang,,, kuyakini dengan betul bahwa hidupku indah, indah dengan cara Tuhanku memberikan keindahan pada tiap-tiap umat,,,

Indah, seperti tetes air hujan yang jatuh di bawah lampu jalanan

Indah, seperti guguran daun di musim gugur, terlebih lagi daun maple

Indah, seperti tetesan hujan yang kulihat dari balik kaca

Indah, seperti hembusan angin yang menyapu samudra

Indah, seperti kelopak-kelopak bunga yang bermekaran

Indah, seperti lampion lampion yang terbang dimalam hari

Indah, seperti gemercik air yang mengalir

Indah, seperti suara debur ombak

Indah, seperti kicauan burung yang membangunkan di pagi hari

Thanks Allah for all....
@iddfa_K

'Askar Estu Muhammad

Subhanallah, Allah menciptakan anak manusia hanya dari setetes mani, yang akhirnya menjadi awal mula penciptaan anak manusia. Hari itu menerima pesan singkat di siang hari, dari kakak tercinta yang isinya singkat, namun ada sedikit perasaan khawatir di sana. Ditengah persiapan unruk syuro', posko, riset camp dll, aku menyempatkan membalasnya, dan benar saja, ternyata kakaku sedang berjuang menjadi seorang ibu disana, harap-harap cemas menunggu kabar dari rumah, tiap satu jam sekali menelfon ibu, bapak, adik, hanya untuk menanyakan kabar kakaku yang sedang berjuang, hingga akhirnya, tanggal 14 juni 2014 pukul 03.59 tepat kembali ku telfon ibuku, untuk menanyakan kabar lagi, syukur alhamdulillah, kakaku berhasil berjuang menjadi seorang ibu, melahirkan putra pertamanya, ya,,,,'Askar Estu Muhammad, dengan berat 3,9 kg dan panjang 53 cm dia lahir dengan keadaan sempurna, alhamdulillah...
Keponakan pertama yang di tunggu-tunggu....

                                                  betapa cubbynya dedek asykar

hingga akhirnya aku kena sindrom homesick karna asykar #effect, gimana tidak? tiap hari di sms adek dengan sms yang menggambarkan kondisi dedek asykar yang menggemaskan, ditambah lagi orang tua yang menyuruh pulang,

I will see you soon dedek :)

Bila hari ini ku tersenyum



Bila hari ini ku tersenyum, karena langitlah yg Allah ciptakan dengan maha inidahnya,
Biru berkilau terpapar senyum sang mentari di malam yang telah berpisah dengan surya kala itu
Menyaksikan kemesraan atara bumi dan langit yang memeluk matahari, sangat intim
Ketika di sudut bumi ku menunggu, menunggu sampil menerbangkan dandelion2ku, ku lihat satu dandelionku jatuh ke bumi, menatapnya begitu lekat, sangat lekat hingga tanpa sadar ketika sang hujan beruwaya sampai sudut ruangku, dandelionku tumbuh, tumbuh dan terus tumbuh, indah kembali menggelayut kala dandelionku terbunuh namun dia menumbuhkan beribu2 dandelion lainnya
Berbatas kaca kusam di malam ini, bintang sedang bersenandung, bersenandung dengan mesra dengan sang bulan, tertawa, menari riang, tanpa sadar ketika sang waktu mengharuskannya berpindah ke sisi dunia lain untuk melanjutkan mimpi-mimpinya bersenandung dengan bulan, lagi dan lagi kala itu, bintang harus kembali menangis, menangis menatap lekat ketika bulan di telan sang naga jahat, termenung dalam kesendirian malam, sambil terus menunggu kedatangan bulan, berharap tanpa lelah

fenomena indahnya langit tembalang malam itu

@iddfa_

Minggu, 16 Maret 2014

kisah dulu dan kisah kini, tentang sebuah arti perjuangan dan arti keikhlasan

Yogyakarta, 20 Juni 2012
 Pagiku masih buta, saling memburu dengan sang bayu
Deru tubuh suara sang ular, memecah keheningan pagiku
Kulangkahkan kakiku lebih maju, mencari secerca penerang hidupku
mencoba menapaki hal yang baru
Menjelajah di kota sarang burung Adi Sucipto
Penerangku seakan menjauh dariku,
tapi ku tak peduli, yang kutahu ini harus ku jalani
menapaki waktu di depan penuh dengan perjuangan hati
ragaku melangkah tanpa hatiku
menjalani hari yang belum berarti, mungkin inilah yang terbaik untukku
@iddfa_

Disudut kota ini, kala itu sedang mempertarungkan sebuah masa depan, masa depan yang menjadi gambaran kelak bagaimana jadinya aku 10,20 atu bahkan  30 thn lagi, inshaa Allah bila Sang Khalik menghendaki, namun butuh perjuangan, bukan perjuangan fisik, harta, atau fikiran, tapi perjuangan hati, dimana hal aku dapatkan selalu terasa bukan yang aku butuhkan ataupun yang aku inginkan, benar-benar masa-masa dimana hati ini terkuras lebih dalam untuk memaknai makna keikhlasan, hingga pada akhirnya kutemukan ikhlas itu disudut kota ini, karena melihat orang-orang yang sunggu menyayangiku apa adanya aku, selalu menerimaku bagaimanapun keadaanku dan melihat orang-orang ingin sekali berada pada posisiku, saat ini adalah saat egoku berbalik menjadi sebuah keikhlasan.

Namun, lagi-lagi Allah Maha Penyayang mengubah takdirku, walaupun sesungguhnya ini sudah pasti telah tercatat di Lauh mahfuzh sana.

Yogyakarta, 07 Februari 2014

Kulukiskan senyum ditiap tetes hujan yang membasahi bumi,
Meraba dinginnya malam ketika semua lelah terlelap
Hujan, ketikaku menyapamu kembali ditanah ini
Ingin ku sampaikan sebuah warna dan beribu warna
Dimanaku diajarkan beribu-ribu petuah tentang asa, cita, dan cinta di tempat lain.

Asa, mencarimu seperti menemukan api di tengah kutub,namun semuanya mudah ketikaku memaknai sang warna(Baca:Ikhlas), begitu mudahnya aku akhirnya menciptakan api sebgai pelitaku tanpa mencarinya
Cita, aku sedang ditunjukan kembali pada sebuah asa yang aku ciptakan, dan semua menjadi begitu menyenangkan, karnaku bisa menyapamu cita
Cinta, malaikatku kembali kutemui, Wahai Allah Ridhoi keberkahan pada kedua malaikatku ini, Rasulullah, mempelajari ajaranmu seakanku sedang berada bersamamu kini,

Kembali menyapa hujan dari balik kaca , dan tertawa bersama dua pahlawanku :)
@iddfa_

Kisah dulu dan kisah kini, tentang sebuah  arti perjuangan, yang telah mengantarku untuk dapat merasakan betapa bersyukurnya diri ini bertemu dengan teman2 Universitas Diponegoro dan berjuang disini dengan semangat yang selalu diusahakan ON, dan beribu-ribu cerita hebat bersama kawan-kawan seperjuangan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelutan dengan petuah-petuahnya dan semangat-semangatnya, dan berbagi kecerian bersama teman-teman Teknologi Hasil Perikanan 2012, sebuah masa yang tak pernah terfikirkan dibenakku sedikitpun, hingga akhirnya  Allah melabuhkanku di Semarang. Syukur Alhmdulillah :)

Rabu, 05 Februari 2014

PEMILU 2014 golput? gak jaman lah ya...

Teman-teman yang tak sepaham gak usah marah sampe matanya ampe keluar tuh...hehehe
saya disini gak ngajak berantem kok, cuma ingin cerita doang, peace...ini negara demokrasi masbro dan mbabro
alkisah, beberapa bulan lagi kita akan mengikuti event demokrasi terbesar di Indonesia, udah tau belum? yup, alright PEMILU LEGISLATIF dan PEMILU PRESIDEN, udah tau kapan? sok cari tau atuh...katanya orang Indonesia masa gak peduli ama negaranya...#oops gak bisa ngerem :D, bocoran aja nih, kalo yang legislatif itu tanggal 9 april 2014, udah pada ngecek kalo kita udah kedaftar belum? what, belum? geleng-geleng -_-, kalian tinggal di negara mana? jadi DPT (Daftar pemilih tetap) itu hak kita sebagai warga negara INDONESIA loh. Buruan di cek sono, tanya ke pak ketua RT kalo pengen yang lebih mantep datengin KPU di daerah masing-masing. Saya aja udah ngecek, dan udah terdaftar di TPS 9 di daerah saya loh :D #bangga, oh ya satu lagi, percuma baget kalo kita udah ngecek tapi pas hari H kita gak ikut milih, lebih kebagetan ni, katanya peduli ama negara, kok gak milih...#opss maap :D.

Sebenarnya kenapa sih, kok dengan milih di PEMILU kita bisa dibilang peduli?
akan saya ceritakan kronologinya kawan-kawan....
Tau gak sih kawan-kawan tujuannya ikut berkontribusi di pemilu? jangan-jangan pada gak tau pemilu itu apa? #gubrak. Maaf alay, efek makan sop jamur buatan ibu #loh -_-. Gini nih, tujuan pemilu adalah untuk menentuakan siapa aja orang yang dipercaya sama masyarakat untuk menjabat jadi pejabat negara seperti anggota DPR RI, DPRD prov, DPRD kab, DPD, Presiden, wakil presiden, gubernur,bupati walikota deelel, dengan jabatan yang diemban dengan sebutan WAKIL RAKYAT,mulai berat nih.
X: Lalu apa hubungannya dengan kepedulian terhadap bangsa Indonesia?
Wakil rakyat ini, nantinya yang akan menyalurkan aspirasi kita-kita sob, mereka yang akan merumuskan berbagai kebijakan untuk mensejahterakan masyarakat indonesia, betapa mulianya mereka sob.
X :Halah, saya benci politik, lagi pula mereka hanya mementingkan kepentingan golongan tanpa memikirkan nasib rakyat
Nah sob,kalian aja benci ama orang2 yang kayak gini to? yang bilangnya wakil rakyat tapi mementingkan kepentingan golongan ataupun kepentingan pribadi, ini salah siapa? salah orang-orang yang gak milih loh...
X: Lah kok bisa salahnya orang-rang yang golput? dimana-mana slah pejabat-pejabat itu lah
Diem dulu, makanya jangan cuma kemakan berita yang ada di tipi-tipi itu doang, sekali-kali cari tau yang sebenernya, jadi gini, kenapa orang-orang pejabat yang suka KORUP itu bisa sampe jadi pejabat, ya karena kalian yang pada golput ini gak ngasih suara, jadinya mereka dengan gampang nyuruh orang-orang yang gak ngerti buat milih pejabat-pejabat korup gini, gini deh saya yakin gak semuanya caleg suka korup, masih banyak kok yang gak suka korup, sok cari tau deh..kalo kalian peduli, maka kalian pasti bakalan gunakan hak suara kalian untuk memilih pejabat yang baik, pengen tau indikator kejujuran mereka, cari deh, caleg yang gak ngasih duit ke kalian, gak ngasih sembako ato rokok, ato laen2, InsyaAllah mereka bukannya pelit, tapi mereka sedang bersaing secara sehat, karena bagi mereka WAKIL RAKYAT itu sebuah amanah yang sangat berat, oleh karena itu mereka akan membiarkan kita memilih sesuai dengan hati nurani mereka (Kenapa juga kata-kata ini jadi nama partai, kan jadi berkesan kampanye? -_- padahal enggak loh)
Nah, kalo orang-orang kaya gini jadi pejabat insyaAllah ereka gak akan menghianati kalian, beda sama pejabat-pejabat berduit, baru nyalon aja udah nyuap orang buat milih mereka jadi pejabat, apalagi kalo udah jadi? #thinksmart

Gitu kawan-kawan, ini sekedar pemikiran kecil dari rakyat biasa, bagi yang gak sependapat gak apa-apa,namanya juga pendapat to? saya sedang latihan menulis, mohon maaf bila ada yang kurang berkenan,

PEMILIH CERDAS,PEMILIH YANG BERKUALITAS
SAY NO TO MONEY POLITIC..
GERAKAN PEDULI INDONESIA :D

T : @iddfa_

Selasa, 28 Januari 2014

Allah mencintai hamba-Nya dengan cara-Nya

Ketika Allah memberikan apa yang kita ingin, itu berarti kita memang sedang membutuhkannya, namun bila Allah tidak memberi yang kita inginkan, berarti kita sedang tidak membutuhkannya, Allah mencintai hamba-hambanya dengan sangat, Allah selalu memberikan beribu-ribu peluang dibalik satu kegagalan.

 Allah mencintai hamba-hambanya dengan cara-Nya, jikalau kita sekarang tak mengerti dengan cara Allah mencintai kita, bukan berarti Allah tak sayang dengan kita, kita sedang dilewatkan pada pembelajaran-pembelajaran hidup, yg tidak semua orang bisa mendapatkannya.

Kita tak pernah tau apa yg akan Allah tetapkan pada kita suatu hari nanti, tapi yang pasti Allah mencintai hambanya seperti seorang ibu mencintai putra-putrinya, skali lagi dengan cara-Nya Allah mencintai kita, walaupun terkadang kita tak mengerti dengan cara-Nya mencintai kita

Allah, beribu-ribu rizki yang kau turunkan padaku, lewat nafas ini, lewat hujan ini, lewat semua jalan dan arah yang terkadang tak ku ketahui dan tak terduga, aku ucapkan sgala syukurku ditengah segala bentuk kecintaan-mu kepadaku, syukur ini tak akan pernah bisa membalas semua rizki yg telah Engkau turunkan  padaku.

@iddfa_