Ketika dunia memberi Seribu alasan untuk kita mengeluh, tunjukkanlah bahwa kita punya Sejuta alasan untuk bersyukur.
Jumat, 14 Desember 2012
Hari ini...LUAR BIASA
Subhanallah hari ini....sesuatu :)
Pagiku ku mulai dengan bangun dan solat berjamaah dengan teman2 wisma, di lanjutkan dengan aktivitas pagi sehari2,,dan 1 yang membuatku tambah senang, ini adalah hari pertamaku terbebas dari laporan karena rangkaian praktikum semester ini telah usai,,,(lonjak-lonjak,)
Langsung deh berangkat kuliah karena hari ini jadwal kuliah jm 7(berasa SMA lagi), makul pertama ku lalui dengan tenang, STATISTIKA. Memulai kuliah dengan dibagikan hasil kuis minggu kemarin tertera angka 80, dan itu nilai rata2 anak 1 kelas prodi THP B....hehehe. Dikarenakan nilai kami sudah bagus2 akhirnya Bu Ima wijayanti tindak memberi kuis untuk di kerjakan seperti biasanya...ALHAMDULILLAH bersorak-sorak ria,, :D
Selanjutnya kami kuliah langsung makul bahasa inggris, ketika kuliah bu Tri cerita banyak sekali pada kami anak2 THP B tentang rencana UNDIP jadi World Class University yang berbasis Riset University di tahun 2020,Aamiin.....
Salah satu cara untuk melancarkannya kita di haruskan meiliki banyak penelitian yang di publikasikan secara Internasional, yaitu dengan jurnal berbahasa inggris. Kami di ajarkan cara membuat Jurnal dan syarat-syaratnya, mengasyikan juga meninabobokan, setelah itu aku pulang ke wisma untuk rehat sejenak.
Pukul 15.00 saya harus kembali lagi ke kampus untuk ikut acara magang bem school yang diadakan tiap minggu, dan subhanallahnya lagi yang mengisi materi BEM school kali ini adalah Kakak tingkat di perikanan yang baru saja pulang dari Bangkok Thailand. Dengan tema bagaimana bisa ke luar negeri dengan model talk show, kami mendapatkan banyak sekali ilmu dari kak Mhd. Mirza Mustaqim dan Ahmad Wildan tentang pengalaman mereka berkunjung ke berbagai negara, menjadi delegasi UNDIP di UNESCO ,jadi duta UNESCO, suka duka mereka mencapai semua itu, dan trik trik untuk bisa sampai sejauh itu. Motivasi yang sangat luar bisa untukku ketika pertanyaanku di jawab mereka dengan penuh perhatian,,,
Setelah jalan2 ke luar negeri bareng kak Mirza dan Kak Wildan kami langsung pulang untuk bertemu dengan mujahidah-mujahidah FPIK 2012, semangat kembali muncul seperti men charge semangat yang telah lama habis di dampingi mb yoi, bercanda tawa berbagi semangat, berbagi suka duka hari ini, tambahan motivasi,pokoknya menyenangkan bisa bersua kembali...love you all because ALLAH
dan baru kembali wisma kembali pukul 9 malam,ketika jam bidadari sudah habis :)
Hari ini walaupun padat namun sangat berarti...
rasa lelahpun hilang seketika...
semoga bisa dipertemukan selalu dengan orang-orang hebat dan bersemangat untuk selalu berkontribusi...
percakapan itu membuka hatiku
kemarin waktu ada kampanye outdoor di FPIK UNDIP untuk calon ketua dan wakil ketua BEM KM UNDIP ada sedikit percakapan yang membuka fikiran dan hatiku,,,cie,,,
Singkat cerita, saya sedang duduk di antara deretan kakak senior BEM FPIK UNDIP, tiba2 di depanku lewatlah seorang ibu-ibu sudah cukup tua sambil membawa bungkusan di bagian punggung, dengan mengharap belas kasihan dari kami yang sedang duduk,dia menadahkan tangannya dan membungkukan badan kepada kami sambil menatap kami dengan sangat lembut, sampai dia lewat di depanku aku hanya merogoh saku dan ku temukan 1 koin, langsung saja aku berikan tanpa menghiraukannya lagi,lanjut ke kakak di sebelahku, dia juga melakukan hal yang sama dengan ku, namun ketika sampai di depan Mr. X, ibu itu melakukan hal yang sama ketika bertemu dg ku namun ada yang berbeda lahirlah sedikit percakapan itu
"ibu sini..sini..,sebentar ya..Bu, namanya siapa?"
"nama saya (sensor) mas"
"tinggalnya di mana bu?
"di (blablabla) mas"
"putri ibu berapa?"
"(teeeet) mas,"
"suami ibu kerjanya apa?" (kayaknya ibunya sudah mulai males )
" ini mas kerja (-----)"
"owh ya udah, ini bu..,bu lain kali mending ibu bawa makanan saja,mesti laku bu"
"iya mas terimakasih"
apa pendapatmu?
terkadang segala susuatu itu akan lebih berharga ketika kita mendapatkannya dengan susah payah,
percakapan di atas itu membuatku mengerti akan arti sebuah perhatian walaupun kepada orang-orang yang papa, terkadang ketika kita memberi dengan cuma2 mereka merasa biasa dan senang namun mereka akan terbiasa untuk menanamkan rasa minta di kasihani, secara tidak langsung kita membuat mereka memiliki jiwa minta-minta. Padahal di Indonesia banyak sekali yang memiliki profesi seperti mereka, secara tidak langsung kita sedang menanam benih untuk menjadikan Indonesia negeri yang memiliki jiwa minta-minta.
sekarang,bagaimana sikap kalian ketika bertemu dengan ibu2 seperti di atas?
Selasa, 04 Desember 2012
Ketika Jalan Da'wah ku pilih
Meniti waktu yang berlalu
Melangkahkan pada perubahan
Raga melanglang menerjang semu
Menguatkan tekad perjuangan
Kiasan di depan mata merayu
Menegur ketenangan
Namun kuatnya rasa ini
Lebih kuat dari karang
Izinkan aku untuk istiqomah di jalan-Mu Ya Allah,ketika jalan da'wah sudah ku pilih mudahkanlah langkahku untuk menapaki warna-warna perjuangan dakwah,ringankanlah jiwaku terbang mengikuti alur hidup perjuangan da'wah,Ridhoilah usahaku dalam berkontribusi untuk agamaku,untuk bangsa ini,untuk orangtuaku dan untuk orang-orang yang ku sayang.
Senin, 03 Desember 2012
Wahai Akhwat, Jangan Tertipu ”Playboy Berkedok Ikhwan”
Wahai Akhwat, Jangan Tertipu ”Playboy Berkedok Ikhwan”
Yulianna PS
Penulis kumcer Hidayah Pelipur Cinta
“Subhanallah ukhti, Akhi Fulan bin Fulan ini benar-benar shalih, cara bicaranya, cara merespon lawan bicara, cara memberi komentar di pesbuk, semua kata-katanya indah dan menyentuh, bahkan sangat gentlemen banget.”
Demikian kira-kira curhat seorang akhwat terdengar kepada penulis. Mungkin banyak dari kita mendapat curhat seperti itu dari rekan dekat dan sekitar. Curhat kekaguman seorang akhwat terhadap ikhwan yang dikenal via fesbuk atau jejaring sosial lain. Tidak mengherankan jika akhwat mengagumi ikhwan berlebihan, karena mungkin sang akhwat sedang terpedaya oleh kalimat menghanyutkan dari sang ikhwan.
Tetapi ada hal lain yang mesti diperhatikan oleh seorang muslimah, bahwa lembut dan tegas harus diletakkan pada tempat yang proporsional.
Jika kita memperhatikan pergaulan dunia maya, banyak yang tertipu dan mudah percaya dengan identitas yang tersaji. Padahal dunia maya itu tidak sepenuhnya dapat dijadikan rujukan informasi tentang identitas seseorang. Contoh yang paling menonjol, banyak peristiwa akhwat terlukai oleh manis tipuan ikhwan dunia maya. Penulis ambil contoh dari jejaring sosial fesbuk. Di sini rentan terjadi penipuan, baik dari orang biasa maupun orang luar biasa atau orang yang keluar dari kebiasaan.
Ada akhwat yang memang senang dan merasa tersanjung dengan didekati ikhwan yang rada-rada punya jiwa gombalis suka bergaya puitis. Inbox dan komentar dinilainya sebagai bentuk perhatian khusus bagi akhwat, padahal tidak jarang bukan cuma dua atau tiga akhwat yang dijadikan target melancarkan aksi gombalisasi.
Tetapi ada juga akhwat yang justru merasa risih dan gerah dengan banyak diperhatikan ikhwan, karena akhwat akan dapat menyimpulkan bahwa ikhwan model gini tidak layak disebut sebagai ikhwan, tapi lebih pantas dijuluki “Playboy Berkedok Ikhwan.”
Ada beberapa ciri-ciri playboy bergaya ikhwan di dunia maya yang bernama facebook, antara lain:
- Rajin memberikan perhatian kepada akhwat melalui komentar, seakan ia adalah ikhwan shalih yang hafal ratusan dalil Al Qur’an dan hadits, padahal bermodal copy-paste dari internet.
- Giat kirim inbox pada akhwat. Penting engga penting, ada aja alasan buat membuka celah agar tercipta dialog, terkadang dipaksa-paksakan, sampai-sampai kucing tetangga yang lagi sakit pun jadi bahan pembicaraan.
- Tebar komentar berisi pujian, misalnya: ‘Subhanallah, ukhty sangat anggun dengan hijab lebar itu’, atau ‘Wah….mantap benar nih ukhti, ga rugi ana jadi teman anti’, dan bla bla bla….
- Tebar perhatian berisi nasihat, misalnya: “Ukhti sholatnya yang khusyu’ ya’, ato ‘ukhti semangat, mujahidah gitu lho, hehhee’. Norak banget khan?”
- Yang paling parah ini nih, tebar janji ta’aruf dan nikah, padahal yang dijanjikan bukan cuma dua atau tiga akhwat. Giliran ketauan bohongnya, jadi berabe.
De el el, masih banyak lagi, yang pasti play boy berbaju ikhwan ini sistematis cara melancarkan serangan. Jika yang di incer akhwat yang suka ngebahas jihad, maka bentuk tebar pesonanya juga berkecimpung tentang jihad, meskipun dengan modal mbah Google. Jika yang diincar akhwat aktivis, maka bentuk perhatiannya juga ga jauh-jauh tentang problema keumatan, meski kalimat perhatiannya hasil copas beranda tetangga sebelah.
Terakhir, penulis hanya ingin mengingatkan saja, hati-hati dengan JIL alias Jaringan Ikhwan Lebayyang suka tebar perhatian. Para FBI alias Female Bidikan Ikhwan juga harus pintar-pintar menggunakan jejaring sosial agar mendapatkan manfaat, bukan mudharat. Kalau mau serius sama ikhwan, lebih baik ajak kopdar dan nanya orang-orang dekat. Dan kepada para play boy, stop it deh aksinya, kasian para akhwat yang udah terpedaya oleh aksi kalian. Be Good man guys.. ^_^
copas dari:http://muhibbulislam.wordpress.com/2012/02/29/wahai-akhwat-jangan-tertipu-playboy-berkedok-ikhwan/
PEMIRA UNDIP 2012
Pemira UNDIP 2012 adalah Pemilihan raya yang di adakan Universitas Diponegoro akan di adakan pada tanggal 13 Desember mendatang,dimana Pemira ini dilakukan secara serentak di seluruh Fakultas di UNDIP,dalam pemira ini akan melahirkan Ketua BEM KM yang baru,Ketua BEM fakultas dan Anggota SENAT Universitas dan Fakultas.
Pemira Kali ini saya mendapat amanah untuk ikut serta dalam Pemira sebagai Panitia KPR tingkat Fakultas yang melalui seleksi Magang BEM Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan mendapat jatah untuk memegang di KPR,dalam KPR saya terjun langsung di bagian PPS subhanallah,kerja keras tanggal 13 besok....semangggaaatttt.... :D
SEMANGAT BERKONTRIBUSI....
HIDUP MAHASISWA....
FPIK JAYA....
Pemira Kali ini saya mendapat amanah untuk ikut serta dalam Pemira sebagai Panitia KPR tingkat Fakultas yang melalui seleksi Magang BEM Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan mendapat jatah untuk memegang di KPR,dalam KPR saya terjun langsung di bagian PPS subhanallah,kerja keras tanggal 13 besok....semangggaaatttt.... :D
SEMANGAT BERKONTRIBUSI....
HIDUP MAHASISWA....
FPIK JAYA....
Minggu, 02 Desember 2012
''DO'A MUSTAJAB SEORANG IBU PADA ANAKNYA''..
''DO'A MUSTAJAB SEORANG IBU PADA ANAKNYA''..
Seorang bocah mungil sedang asyik bermain-main tanah. Sementara sang ibu sedang menyiapkan jamuan makan yang diadakan sang ayah.
Belum lagi datang para tamu menyantap makanan,tiba-ti ba kedua tangan bocah yang mungil itu menggenggam debu.Ia masuk ke dalam rumah dan menaburkan debu itu diatas makanan yang tersaji.
Tatkala sang ibu masuk dan melihatnya,sont ak beliau marah dan berkata,"idzhab ja'alakallahu imaaman lilharamain,"Pe rgi kamu...! Biar kamu jadi imam di Haramain...!"
Dan SubhanAllah,kin i anak itu telah dewasa dan telah menjadi imam di masjidil Haram...!! Tahukah kalian,siapa anak kecil yang di do'akan ibunya saat marah itu...??
Beliau adalah Syeikh Abdurrahman as-Sudais,Imam Masjidil Haram yang nada tartilnya menjadi favorit kebanyakan kaum muslimin di seluruh dunia.
Ini adalah teladan bagi para ibu,calon ibu,ataupun orang tua... hendaklah selalu mendo'akan kebaikan untuk anak-anaknya. Bahkan meskipun ia dalam kondisi yang marah.
Karena salah satu do'a yang tak terhalang adalah do'a orang tua untuk anak-anaknya.
Sekaligus menjadi peringatan bagi kita agar menjaga lisan dan tidak mendo'akan keburukan bagi anak-anaknya.Me ski dalam kondisi marah sekalipun.
"Janganlah kalian mendo'akan (keburukan) untuk dirimu sendiri,begitup un untuk anak-anakmu,pem bantumu,juga hartamu.
Jangan pula mendo'akan keburukan yang bisa jadi bertepatan dengan saat dimana ALLAH mengabulkan do'a kalian..."(HR.A bu Dawud)
Sahabat ..ingat Ucapan adalah sebuah do'a..
Salam santun salam ukhuwah fillah..
Tatkala sang ibu masuk dan melihatnya,sont ak beliau marah dan berkata,"idzhab ja'alakallahu imaaman lilharamain,"Pe rgi kamu...! Biar kamu jadi imam di Haramain...!"
Dan SubhanAllah,kin i anak itu telah dewasa dan telah menjadi imam di masjidil Haram...!! Tahukah kalian,siapa anak kecil yang di do'akan ibunya saat marah itu...??
Beliau adalah Syeikh Abdurrahman as-Sudais,Imam Masjidil Haram yang nada tartilnya menjadi favorit kebanyakan kaum muslimin di seluruh dunia.
Ini adalah teladan bagi para ibu,calon ibu,ataupun orang tua... hendaklah selalu mendo'akan kebaikan untuk anak-anaknya. Bahkan meskipun ia dalam kondisi yang marah.
Karena salah satu do'a yang tak terhalang adalah do'a orang tua untuk anak-anaknya.
Sekaligus menjadi peringatan bagi kita agar menjaga lisan dan tidak mendo'akan keburukan bagi anak-anaknya.Me ski dalam kondisi marah sekalipun.
"Janganlah kalian mendo'akan (keburukan) untuk dirimu sendiri,begitup un untuk anak-anakmu,pem bantumu,juga hartamu.
Jangan pula mendo'akan keburukan yang bisa jadi bertepatan dengan saat dimana ALLAH mengabulkan do'a kalian..."(HR.A bu Dawud)
Sahabat ..ingat Ucapan adalah sebuah do'a..
Salam santun salam ukhuwah fillah..
Ombak Rindu
Rindu yang kembali ini membawaku ke pemakamanmu. Ditinggalkan itu berbeda dengan diputuskan. Namun aku menyadari satu hal, jangan pernah menggengam sesuatu dengan sangat erat. Karena rasanya akan jauh lebih sakit ketika Tuhan menggambilnya kembali. Mengenal dan mencintaimu adalah anugerah. Kehilanganmu adalah pelajaran berharga bagiku.
@Dewa_Klasik
Terkadang Tuhan mempertemukan dirimu dengan seseorang bukan untuk dimiliki tapi untuk mengajarkan arti perpisahan.
Dewa Klasik Alexander
@MotivatorSuper
Berpisah itu tidaklah menyakitkan kecuali jika kamu tak bisa menyapanya lagi.
Dewa Klasik Alexander
@MotivatorSuper
“Jangan miliki apa pun jika takut kehilangan. Tak akan ada yang hilang jika tak ada yang dimiliki.”
Dewa Klasik Alexander@Dewa_Klasik
Terkadang Tuhan mempertemukan dirimu dengan seseorang bukan untuk dimiliki tapi untuk mengajarkan arti perpisahan.
Dewa Klasik Alexander
@MotivatorSuper
Copas dari http://kompasiana.com/post/catatan/2012/11/28/ombak-rindu/
Silahkan follow Twitternya : @Dewa_Klasik dan @MotivatorSuper
Sabtu, 01 Desember 2012
NASIONALAE
Membahas tentang nasionalisme itu memang gampang-gampang susah,,,sebagian mengakui cinta pada bangsanya sebagian tidak mengakui cinta pada bangsanya, rasa nasionalisme itu tidak harus di tunjukan dengan teriak-teriak sambil koprol di jalan tol bilang " aku cinta indonesia ",tidak juga dengan pakai baju merah putih setiap hari,tidak juga dengan menyayikan lagu INDONESIA RAYA di manapun itu, rasa nasionalisme itu ada di hati, tiap-tiap orang memiliki rasa nasionalisme dengan kadar masing-masing.
Menyikapi rasa nasionalisme bangsa Indonesia malam ini, pada pertandingan sepakbola INDONESIA VS MALAYSIA di Piala AFF tiap 2 thn sekali, ketika aku nulis ini sambil bolak-balik lirik TV live streaming yang masih idup di lepiku,karna di wisma gak ada televisi, para pemain Timnas Indonesia sedang berjuang mati-matian memberikan hasil terbaik untuk di persembahkan pada Indonesia, memang sedikit miris melihat skor SEMENTARA ini yang menunjukan kelebihan permainan Malaysia, skor 2-0 cukup untuk menyurutkan semangat nasionalisme bangsa indonesia. Melirik ke account facebookku, beranda penuh dengan unek-unek para suporter Indonesia,salah satunya ini :
"Smoga indonesia kalah' + ra lolos fase grup,,,,'
men kawuss lahh',,!! Hahahaaa
TimnasPALSU'!!#"
itu cuma 1 sample ya,masih banyak yang lebih parah dalam update status,,melihat fenomena di atas ada sesuatu yang salah pada diri masyarakat, di satu sisi mereka sangat-sangat mencintai indonesia sebenarnya,lewat dukungan-dukungan yang mereka beri ketika bertanding,atribut2 yang mereka pakai,dll.Di sisi lain,sebenarnya masyarakat sangat merindukan Indonesia yang hebat, cukup dengan mengalahkan MALAYSIA malam ini saja sudah mendongkrak rasa nasionalisme rakyat hingga 200% (gk da ya :D), percaya deh,,,berita besok hari langsung sanjungan untuk pemain Timnas.Namun,sekali lagi yang mentakdirkan segala sesuatu adalah ALLAH, kita mau jungkir balikpun kalau ALLAH menentukan Indonesia kurang beruntung ya udah,bisa sampai 10-0,namun itu kembali pada usaha kita,
tapi saya yakin sekali teman2 yang marah akan kekalahan indonesia malam ini sebenarnya sangat bangga dengan Timnas kita ya walaupun responnya seperti itu,namanya saja manusia mereka punya sikap yang berbeda-beda untuk mengutarakan apa yang mereka fikirkan.
Sebenarnya indonesia bisa mengalahkan malaysia, namun karna dari awal MINDSET orang indonesia itu selalu berfikir kalau indonesia kalah melawan malaysia, ya udah kalah pasti, tak apalah itu adalah pelajaran tersendiri untuk kita,untuk bangsa ini, untuk semuanya saja...pasti ada hikmahnya,pasti,,,tapi jangan sampai putus asa,terus berjuang adalah kuncinya.
Tetap semangat INDONESIAKU, masih banyak yang bisa di banggakan dari diri Indonesia..jangan biarkan kekurang beruntungan ini menyurutkan semangatmu...
I'm Proud to be an INDONESIAN.................................... ^_^
"Jangan tanyakan apa yang bangsamu beri,tapi tanyakan apa yang sudah kita beri pada bangsa ini"
_kutipan Favorit_
Langganan:
Komentar (Atom)



